Doa dari Pesisir Sampur: Warga Kebintik Gelar Syukuran Laut dan Tolak Bala

by -7 views

http://Jurnalsiber.com (KEBINTIK, BANGKA TENGAH)Forum Masyarakat Kebintik Bersatu (FMKB) Desa Kebintik, Kecamatan Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka Tengah, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkai dengan Doa Selamat dan Tolak Bala, Sabtu (29/8/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Desa Kebintik ini juga menjadi bagian dari perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Tausyiah agama disampaikan oleh Ustadz Zulkarnain dari Pondok Pesantren Alfatah Nurul Falaq, Air Mesu.

Sekretaris Desa Kebintik, Ustadz Edi Ermanto yang mewakili Kepala Desa, menyampaikan apresiasi Pemerintah Desa atas inisiatif FMKB.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Forum Masyarakat Kebintik Bersatu (FMKB) dan didukung oleh pihak-pihak terkait. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua,” ujar Edi.

Menurutnya, doa bersama ini merupakan ikhtiar spiritual masyarakat pasca insiden di laut Sampur beberapa waktu lalu. Warga berharap seluruh masyarakat Desa Kebintik yang beraktivitas di laut, baik nelayan maupun penambang, senantiasa diberi keselamatan.

Hal senada disampaikan Ketua FMKB, M. Nursodik. Ia menegaskan kegiatan ini adalah bentuk syukuran laut.

Kami melaksanakan syukuran laut dan doa tolak bala untuk Desa Kebintik. Sekitar 80 persen perekonomian masyarakat kami bergantung pada laut, baik dari sektor pertambangan maupun nelayan. Karena itu, kami berharap ke depan tidak ada lagi insiden yang terjadi di laut, baik dalam aktivitas pertambangan timah maupun yang menyangkut keselamatan para nelayan yang sedang melaut,” ujar Nursodik.

Ia menambahkan, laut adalah nadi perekonomian Desa Kebintik. Oleh sebab itu, aspek keselamatan harus menjadi prioritas utama agar masyarakat dapat mencari nafkah dengan tenang.

Harapan kami, seluruh aktivitas di laut dapat berjalan dengan aman, tertib dan tetap mengutamakan keselamatan, sehingga masyarakat bisa mencari nafkah dengan tenang dan perekonomian desa terus berjalan,” katanya.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin Bapak Mochtar. Doa dipanjatkan untuk keselamatan, keberkahan, dan ketenteraman warga Desa Kebintik agar dijauhkan dari bencana dan marabahaya.

Prosesi adat tolak bala kemudian digelar secara khidmat. Prosesi dilakukan dengan menarik anyaman ketupat secara bersamaan oleh dua orang warga, setelah sebelumnya dilantunkan sholawat yang dipandu Ustadz Edi Ermanto.

Tak hanya kegiatan religius, panitia juga membagikan hadiah kepada para pemenang berbagai perlombaan HUT ke-81 RI yang telah digelar sebelumnya. Pembagian hadiah menjadi bentuk apresiasi atas partisipasi warga dalam menyemarakkan kemerdekaan.

Acara ditutup dengan hiburan rakyat yang menghadirkan Zakira Musik asal Ranggas, Kabupaten Bangka Selatan, yang disambut antusias oleh warga.

Melalui kegiatan ini, masyarakat berharap Desa Kebintik semakin rukun, tenteram, dan seluruh warga yang menggantungkan hidup di laut Sampur senantiasa dalam lindungan Allah SWT.(JS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.