http://JURNALSIBER.COM (PANGKALPINANG) , –Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI, Prof Dr H Amin Suyitno, MAg yang juga Ketua Umum Pusat Ikatan Keluarga Alumni UIN Raden Fatah Palembang berpesan agar alumni UIN Raden Fatah di mana pun berada dapat memberikan kontribusi baik terhadap almamater, daerah dan bangsa.
Hal tersebut disampaikan Amin saat melantik Pengurus Ikarafa Komisariat Bangka Belitung (KomBabel) Periode 2026-2030 di Soll Marina Pangkalpinang, Jumat (15/6/2026).

Apa lagi sebagai ‘anak kandung’ pertama Ikarafa Pusat, kata Amin, Ikarafa KomBabel harus memberikan kontribusi yang lebih.
Ia menegaskan, paling tidak ada tiga hal penting yang mesti dilakukan Ikarafa KomBabel agar organisasi ini terasa maknanya bagi daerah bahkan bangsa.
“Pertama adalah eksistensi. Mulailah dengan kegiatan yang kecil tapi rutin, seperti hadir atau memberikan bantuan dalam kegiatan sosial maupun keagamaan. Interaksi yang intens dengan masyarakat setidaknya membuat nama Ikarafa dikenal,” kata alumni Fakultas Syariah UIN (dulu IAIN) Raden Fatah Angkatan 89 ini.
Lebih lanjut dikatakan Amin, hal kedua Ikarafa harus memiliki program jangka panjang seperti mendirikan lembaga pendidikan yang berkelas dan unggul.
“Kalau di sini belum ada lembaga pendidikan yang benar-benar unggul, bolehlah ke depan ini dipikirkan untuk dibangun dan dikelola oleh Ikarafa KomBabel. Tapi yang benar unggul ya. Kalau sudah ada yang unggul, Ikarafa KomBabel harus bangun yang lebih unggul lagi,” katanya.
Ia menjelaskan lembaga pendidikan yang kelak akan dikelola oleh Ikarafa KomBabel bisa berbentuk pesantren atau lembaga pendidikan umum lainnya mulai dari Taman Kanak Kanak (TK) hingga perguruan tinggi.

“Atau fokus dulu bangunan TK. Ini yang paling sederhana. Tetapi kita bangun yang eksklusif dengan perpaduan antara TK dan RA (Raudhatul Athfal). Kalau penerapannya saja sudah unggul dan eksklusif pasti akan diminati masyarakat dan akan maju. Saya pikir SDM Ikarafa KomBabel tak akan menjadi kendala, banyak alumni (Ikarafa) yang sudah menjadi orang hebat di Babel ini,” ujar Amin.
Amin juga mengatakan, hal ketiga yang menjadi tanggung jawab Ikarafa KomBabel terkait dengan bakti terhadap anggota Ikarafa KomBabel yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
“Tidak semua alumni kita menjadi orang sukses. Di antara ratusan bahkan ribuan yang sukses, pasti ada satu dua yang mungkin kurang beruntung. Nah ini salah satu tugas Ikarafa KomBabel untuk membantu dan mengangkat kehidupan alumni agar lebih layak. Bagaimana nasib ekonominya, nasib pendidikan anak-anaknya. Ini harus diperhatikan. Untuk itu, saya perintahkan kepada ketua terpilih segera lakukan pendataan terhadap alumni kita agar kita tahu persis kondisi dan kekuatannya,” tutup Amin.
Alumni Multitalenta
Sementara itu, Ketua Ikarafa KomBabel Periode 2026-2030, H Sofian, SAg MSi dalam sambutan perdananya mengatakan, Ikarafa KomBabel Babel secara embrio sudah terbentuk jauh sebelum dibentuknya kelembagaan Ikarafa Pusat di Palembang.
“Mungkin sudah lebih dari lima tahun secara embrio Ikarafa KomBabel ini sudah dibentuk. Bahkan selama ini kita sudah berkegiatan. Namun secara legalitas baru hari ini kita dikukuhkan. Alhamdulillah, kami sangat berterimakasih kepada Ikarafah Pusat yang sudah mengukuhkan Ikarafah KomBabel sebagai komisariat pertama di Indonesia. Dan alhamdulilah juga, kami bangga dan bersyukur telah berkesempatan menimba ilmu di UIN Raden Fatah. Hari ini, kita menuai hasilnya,” kata Sofian disambut gemuruh tepuk tangan alumni.
Dikatakan Sofian, jumlah alumni UIN Raden Fatah di Kepulauan Bangka Belitung diperkirakan sudah berjumlah 1.000 bahkan lebih.
Menurutnya, di tahun 1991 saja, jumlah mahasiswa UIN (dulu IAIN) Raden Fatah Palembang asal Bangka Belitung sudah mencapai 350 an mahasiswa.
“Itu tahun 1991, jumlah yang sedang kuliah saja sudah ada 350 an. Belum tahun-tahun sebelumnya, dan tahun-tahun setelahnya (35 tahun kemudian). Saya kira 1.000 bahkan lebih alumni UIN Raden Fatah ada di Kepuluan Bangka Belitung,” ujar mantan Camat di Kabupaten Bangka Tengah dan Kabid di Biro Kesra Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini.
Sofian mengatakan dalam waktu dekat ia bersama pengurus akan melakukan pendataan terhadap alumni.
“Langkah pertama saya lakukan bersama pengurus adalah melakukan pendataan alumni. Semua harus terdata,” tegasnya.
Ia juga mengungkapkan, anggota Ikarafa KomBabel di Kepulauan Bangka Belitung adalah personal yang hebat-hebat dan multitalenta.
“Alhamdulillah alumni UIN Raden Fatah di Babel ini sangat multitalenta. Sudah banyak yang menjadi orang hebat, dan nyaris sudah mengisi semua bidang. Ada yang jadi kades, guru, dosen, camat, kabid, kepala dinas, sekda, dan lain-lain,” katanya.
Ia juga mengungkapkan, baik sektor eksekutif, yudikatif dan legislatif ada diisi oleh alumni UIN Raden Fatah di Babel. Bahkan di legislatif, lanjutnya, sudah pada pencapaian sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi (Edy Iskandar–red), dan di birokrasi sebagai Sekda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Naziarto–red). Sedangkan di bidang akademisi beberapa di antaranya menjadi Ketua Sekolah Tinggi Negeri dan Rektor di IAIN SAS.
“Jadi petinggi TNI juga ada, petinggi Polri ada. Jurnalis senior yang berkiprah di lembaga pers ternama di Babel juga ada. Di lembaga-lembaga seperti Bawaslu, KPU dan lembaga lainnya ada alumni UIN Raden Fatah. Pengusaha dan petani sukses juga banyak,” ungkap alumni UIN Raden Fatah Angkatan 91 ini.
Sofian meyakini, dengan kekuatan alumni yang multitalenta tersebut, akan menjadikan Ikarafa KomBabel sebagai energi baru dalam berkontribusi membangun Kepulauan Bangka Belitung dengan tinta emas, dan memberi harum untuk almamater tercinta, UIN Raden Fatah Palembang.
Hadir dalam kegiatan tersebut Rektor IAIN SAS Bangka Belitung, Prof Dr H Janawi MAg, Pengurus Ikarafa Pusat yang juga Kepala Kemenag Provinsi Bengkulu, Dr H Saefuddin, SAg, MSi, Plt Kepala Kemenag Babel, H. Pril Marori, ST, serta para sesepuh alumni UIN Raden Fatas se Bangka Belitung. (KBO BABEL)







