SIMPANG TERITIP – Pengurus Kabupaten Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Bangka Barat resmi menggelar Musyawarah Kabupaten (Muskab) untuk masa bakti 2026-2030.
Acara yang berlangsung khidmat ini digelar di Desa Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat, pada Jumat (30/1/2026).
Kegiatan strategis ini dihadiri oleh jajaran petinggi olahraga, termasuk Ketua Umum PBVSI Bangka Barat, Muhammad Ali, S.IP., L.L.M, serta Ketua Harian Pengprov PBVSI Kepulauan Bangka Belitung, Supiyat.
Turut hadir pula Anggota DPRD Bangka Barat, Nawi, S.IP, serta perwakilan pengurus dari berbagai kecamatan di wilayah Bangka Barat.
Ketua Umum KONI Bangka Barat, H. Martin, yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Guntur, S.Pd, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya Muskab ini.
Dalam sambutannya, Guntur menekankan pentingnya regenerasi kepemimpinan yang sehat untuk memajukan prestasi olahraga di Negeri Sejiran Setason.
“Kami berharap melalui Muskab ini, PBVSI Bangka Barat dapat melahirkan nakhoda dan kepengurusan yang solid. Bola voli adalah salah satu cabang olahraga unggulan kita. Sinergi antara pengurus kabupaten dan kecamatan harus diperkuat agar pembinaan atlet muda tidak terputus,” ujar Guntur, S.Pd.
>
Representasi Enam Kecamatan,Muskab kali ini menjadi momentum konsolidasi besar bagi insan voli Bangka Barat.
Kehadiran perwakilan dari seluruh kecamatan menunjukkan semangat kolektif untuk membawa PBVSI ke level yang lebih tinggi. Beberapa tokoh yang hadir di antaranya:
* Kecamatan Mentok: Dedy Sukamto dan Deri Suprianto.
* Kecamatan Simpang Teritip: Rudi, S.AP, Julianto, Mardani, S.Pd, Selly Yola Yuvita, dan Welly Wahyudi.
* Kecamatan Jebus & Parittiga: Erwin Rusadi, S.Pd, Jaelani, dan Andri.
* Kecamatan Kelapa: M.S. Aminudin, S.Pd, Novianti Fratiwi, dan Alman.
* Kecamatan Tempilang: Angsori, Kholidi, dan Ria Resti.
Dengan komposisi pengurus yang mencakup seluruh wilayah, diharapkan PBVSI Bangka Barat periode 2026-2030 mampu menjaring potensi atlet dari pelosok desa hingga ke tingkat nasional.
Fokus utama dalam periode baru ini adalah peningkatan kualitas kompetisi lokal dan fasilitas sarana prasarana penunjang bagi para atlet.
(Humas Koni Babar/YPH)







