http://JURNALSIBER.COM (PANGKALPINANG) — Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) melaksanakan kunjungan kerja ke Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Rabu (29/4/2026), dalam rangka memperkuat komunikasi dan keterbukaan informasi publik di daerah.
Kegiatan ini turut melibatkan Komisi Informasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan menjadi forum strategis untuk membahas berbagai tantangan serta peluang dalam meningkatkan kualitas layanan informasi publik.
Pertemuan dipimpin oleh Asisten Deputi Koordinasi Komunikasi dan Informasi Kemenko Polkam, Agung Pratistho, serta dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Babel, Fajri, bersama jajaran Komisi Informasi dan sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Dalam suasana dialog yang berlangsung interaktif, peserta membedah sejumlah isu krusial, mulai dari penguatan kelembagaan dalam mendukung keterbukaan informasi publik, peningkatan sinergi antar badan publik, hingga tantangan implementasi transparansi di tingkat daerah.
Agung Pratistho menegaskan bahwa keterbukaan informasi publik bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan fondasi penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan ekosistem komunikasi publik yang efektif.
“Sinergi antar lembaga menjadi kunci dalam memastikan informasi publik dapat diakses secara luas, cepat, dan tepat oleh masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Fajri menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan informasi publik yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Ia menilai koordinasi antara Diskominfo, Komisi Informasi, dan badan publik lainnya harus terus diperkuat.
Di sisi lain, Ketua Komisi Informasi Babel, Ita Rosita, menegaskan bahwa pihaknya memiliki peran strategis dalam memastikan implementasi keterbukaan informasi berjalan optimal di seluruh badan publik.
Menurutnya, sinergi dengan pemerintah pusat melalui Kemenko Polkam menjadi momentum penting untuk memperkuat fungsi pengawasan, monitoring, dan evaluasi terhadap pelaksanaan keterbukaan informasi di daerah.
“Forum ini menjadi ruang konsolidasi yang sangat penting, tidak hanya untuk menyamakan persepsi, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam mendorong keterbukaan informasi publik yang lebih berkualitas,” ungkap Ita.
Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai masukan konstruktif, termasuk berbagi praktik terbaik dalam pelayanan informasi publik serta strategi peningkatan Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) di Bangka Belitung.
Melalui kunjungan kerja ini, diharapkan terbangun pemahaman bersama serta langkah konkret dalam memperkuat keterbukaan informasi publik sebagai salah satu pilar utama demokrasi dan pelayanan publik yang berkualitas di daerah.
Dalam pertemuan tersebut selain Ketua KI Babel Ita Rosita, tampak didampingi Rikky Fermana (Wakil Ketua), Martono (Koordinator Bidang Hubungan Kelembagaan), Pahriani (Koord Penyelesaian Sengketa Informasi) dan Ahmad Tarmizi (Koord. Sosialisasi dan Edukasi), Kadis Diskominfo Babel serta jajarannya. (KBO Babel)







