http://JURNALSIBER.COM (PANGKALPINANG)–Rencana kegiatan Halalbihalal Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang sedianya digelar, Jumat (24/4/2026), mendapat sorotan dari nahdliyin atau warga dan simpatisan NU.
Sejumlah nahdliyin menguak ada aroma tak sedap dari perhelatan yang rencananya akan mendatangkan dua orang utusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Pusat ini.
“Seperti ada kepentingan terselubung. Halalbihalal ini kami duga ada tujuan politis,” ujar salah seorang nahadliyin yang meminta identitasnya dirahasiakan, Selasa (21/3/2026).
Menurut nahdliyin yang berdomisili di Kota Pangkalpinang ini, halalbihalal tersebut tidak melibatkan sejumlah penggawa PWNU Bangka Belitung.

“Di dalam surat undangan, baik Ketua Katib maupun Ketua Rois, ditandatangani oleh wakil masing-masing. Ini aneh, seperti ada semacam gap antara Ketua Tanfidziyah saudara Masmuni dengan Ketua Rois Syuriyah dan Ketua Katib Syuriyah. Kedua tokoh ini, sudah sering sekali tidak dilibatkan lagi dalam kegiatan PWNU Babel,” kata dia.
Ia juga mengungkapkan adanya dugaan penggunaan dana Kanwil Kemenag Babel dalam kegiatan tersebut.
“Kami dapat bocoran bahwa biaya akomodasi dan transportasi, khususnya biaya untuk utusan PBNU Pusat yang dua orang itu dibebankan kepada Kanwil Kemenag Babel. Juga biaya konsumsi (nganggung), diminta dari Kanwil Kemenag selain partisipasi dari sejumlah pegawai Kemenag,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Rois Syuriyah PWNU Bangka Belitung, KH Zahirin, dihubungi jejaring media ini, Rabu (22/4/2026) membenarkan jika dirinya tidak dilibatkan dalam Halalbihalal PWNU Bangka Belitung.
“Benar, saya tidak dilibatkan. Bahkan saya tidak tahu ada acara itu (halalbihalal),” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Kiyai Zahirin mengaku jika dirinya masih menjadi Ketua Rois Syuriyah PWNU Babel.
“Sampai hari ini saya masih Ketua Rois Syuriyah PWNU Bangka Belitung. Tapi akhir-akhir ini saya dan Ketua Katib Syuriyah memang jarang dilibatkan dalam kegiatan PWNU. Sebelum-sebelumnya kami berdua dilibatkan,” jelasnya.
Hal senada dikatakan Ketua Katib Syuriyah PWNU Babel, KH Zen Fauzi.
Ia juga tidak mengetahui jika PWNU Babel akan menggelar halalbihalal.
“Saya tidak dilibatkan. Saya tahu (halalbihalal) dari media. Saya masih Ketua Katib Syuriyah PWNU Babel,” bebernya.
Plt Kanwil Kemenag Bangka Belitung, Pril Matori dikonfirmasi, Rabu (22/4/2026) sekitar pukul 10.38 WIB, hingga berita ini dinaikkan belum memberikan jawaban. Demikian juga dengan Ketua PWNU Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Masmuni Mahatma, belum memberikan jawaban atas konfirmasimasi via WhatsApp tersebut. (KBO Babel)








