
BANGKA — Menjelang pelaksaan Pilkada ulang Kabupaten Bangka pada 27 Agustus 2025, tren elektabilitas lima pasangan calon (paslon) yang bakal memperebutkan kursi kepala daerah semakin ketat bersaing.
Sebelumnya, merujuk hasil survei SMR Election, dari tanggal 8 hingga 17 Agustus 2025, dengan perkiraan pemilih sebesar 100.689, paslon nomor urut 3, Aksan-Rustam, menempati posisi pertama dengan meraih 11,58 persen elektabilitas suara atau sebesar 28.061 pemilih.
Adapun posisi kedua ditempati Feri-Syahbudin dengan 9,45 persen suara atau 22.901 pemilih, serta Naziarto-Usnen di posisi ketiga dengan 7,92 persen suara atau 19.188 pemilih.
Selanjutnya posisi keempat disusul Andi Kusuma-Budiyono, dengan 7,51 persen suara atau 18.202 pemilih, dan Rato-Ramadian ada di posisi akhir dengan 5,09 persen suara atau sebesar 12.377 pemilih.
Survei ini diadakan di seluruh desa; 8 kecamatan di Kabupaten Bangka, dengan margin of error 2,2 persen, dan estimasi tingkat kepercayaan 95 persen.
Tingkat elektabilitas itu pun dihitung sebagai persentase dukungan relatif terhadap total daftar pemilih tetap (DPT) sebesar 242.277 pemilih.
Sementara itu, berdasarkan hasil survei dari CIS, paslon Aksan-Rustam juga berhasil menempati posisi pertama dengan raihan elektabilitas suara sebesar 37 persen.
Selanjutnya untuk Feri-Syahbudin di posisi kedua dengan raihan 19,01 persen, dan Rato-Ramadian sebesar 15,33 persen di posisi ketiga.
Adapun posisi keempat ditempati Andi Kusuma-Budiyono dengan raihan 13,5 persen, dan posisi terakhir adalah Naziarto-Usnen sebesar 9 persen.
Survei dari CIS ini dipublikasikan per tanggal 25 Agustus 2025, usai debat terbuka kelima paslon, dengan responden sebanyak 600 partisipan, dan margin of error sebesar 5 persen, serta tingkat kepercayaan 95 persen.







